Sariawan pada anak sangat mengganggu aktivitas si kecil. Apalagi pada
bayi yang belum bisa mengeluhkan kesakitan, maka akan rewel dan menangis
seharian. Bagaimana tidak? Bagi orang dewasa saja, sariawan ini rasanya sangat
perih dan sangat tidak nyaman apalagi jika terjadi pada anak. Pastinya membuat
orang tua khawatir karena anak-anak dan bayi akan sulit mengonsumsi makanan.
Jika keadaan semakin parah, sariawan ini seringkali dihubungkan
dengan penyakit kanker lidah. Luka pada mulut anak yang biasanya disebabkan
karena infeksi jamur iin jika berlangsung berkepanjangan akan menjadi gejala
penyakit yang lebih serius. Namun tidak semua sariawan akan menjadi kanker
lidah. Sebenarnya sariawan ini akan sembuh dengan sendirinya. Oleh karena itu,
orang tua perlu mengetahui cara membedakan antara sariawan biasa dengan gejala
kanker lidah pada anak.
![]() |
| Sariawan Pada Anak |
Bagaimana Cara Membedakan Antara Sariawan Pada Anak Dengan Kanker Lidah?Dilihat dari Banyaknya Benjolan
Sariawan biasa merupakan salah satu penyakit mulut
atau lidah yang disebabkan oleh jamur Candida albicans. Jamur ini memang ada di
dalam mulut dalam jumlah yang sedikit. Berpotensi menjadi sariawan jika
kebersihan mulut tidak terjaga. Luka pada mulut atau sariawan ini hanya ada 1
atau 2 saja.
Baca Juga: SEDOT WC BLITAR
Baca Juga: SEDOT WC BLITAR
Sementara pada kanker lidah, sariawan yang muncul
terlihat lebih banyak dan berkelompok menjadi bercak seperti bunga kol.
Permukaan lidah yang ditumbuhi sariawan juga tidak lunak. Jika sudah parah,
permukaan lidah akan tumbuh benjolan di sekitar sariawan. Tambahan lagi, sariawan
ini akan berlangsung berminggu-minggu.
Awalnya lidah akan terasa kaku hingga rasanya sulit
untuk digerakkan ke kanan dan kiri. Jika anak Anda mengalami gejala tersebut,
dan berlangsung hingga 3 minggu atau lebih, segera periksakan kondisi tersebut
pada dokter.
Dilihat dari Gejalanya
Sariawan sendiri pada dasarnya diakibatkan oleh
kurangnya asupan vitamin C pada tubuh kita sehingga luka berwarna putih
tersebut dapat muncul. Memang sebenarnya jenis vitamin yang diperlukan untuk
mencegah terjadinya sariawan adalah vitamin B12, tetapi vitamin C akan membantu
tubuh untuk membasmi salah satu jenis jamur yang menyebabkan terjadinya
sariawan. Jamur itu sendiri adalah jamur Candida albicans.
Perbedaan sariawan dan kanker lidah dapat dilihat dari
bentuk gejala keduanya. Dan berikut ini adalah beberapa gejala terjadinya
sariawan.
- Luka pada gusi, lidah, bagian dalam pipi, dan
langit-langit mulut
- Luka tersebut akan berbentuk oval dan memiliki
warna kemerahan pada bagian luarnya
- Luka bisa membengkak dan makin melebar apabila
tidak segera ditangani
- Bibir menjadi kering
- Rasa sakit yang ditimbulkan saat makan, minum,
dan menggosok gigi
- Timbul bau mulut
Kanker lidah adalah suatu kondisi dimana sel tubuh berkembang
melebihi batas normal dan mulai menyerang sel-sel sehat pada bagian lidah dan
sekitarnya. Kanker lidah tentunya akan memiliki dampak yang cukup serius yaitu
seperti penyebaran kanker pada bagian-bagian tubuh lainnya seperti kelenjar
getah bening.
Penyebab kanker lidah sebagian besar karena adanya
faktor dari luar yaitu faktor-faktor dari manusia sendiri yang menyebabkan
munculnya kanker lidah. Misalnya adalah kebiasaan merokok, minum-minuman keras,
acuh terhadap kebersihan dan kesehatan daerah mulut dan gigi, terinfeksi oleh
human papilomavirus (HPV).
Berikut ini adalah penanda adanya kanker lidah pada
anak.
- sariawan yang terjadi berulang-ulang dalam jangka
waktu yang lama
- pendarahan daerah mulut akibat sariawan
- terdapat benjolan atau penebalan pada daerah
mulut dalam jangka waktu yang lama
- rasa sakit yang dirasakan pada lidah
- kesulitan yang didapati saat mengunyah dan
menelan
- menjadi cadel atau mengalami kesulitan berbicara
- terjadi pembengkakan kelenjar getah bening leher
- rahang yang kaku dan sakit
- tenggorokan yang terasa sakit

Comments
Post a Comment